Senin, 03 Agustus 2009

LAUT

Apa yang begitu aku sukai dari laut?
hayo coba tebak?
Tiga hari yang lalu aQ nekad ikut sama tanteku ke Lampung.
sebenernya, aQ cuma lari dari beberapa hal yang akhir-akhir ini memuakkan buatku.
Rutinitas yang membosankan, masalah-masalah yang menekanku dan berbagai macam hal yang membuat aku sejujurnya 'tertekan' .

Aku mulai bosan dengan semua hal yang aku lakukan... entah kenapa. tapi kali ini aku sungguh - sungguh ingin pergi jauh... Sebenernya ada sebuah masalah yang ga bisa aku paparkan di sini, yang membuat aku begitu tertekan. Butuh beberapa saat menghindari blogku tempat aku mencurahkan isi hati, teman-temanku yang biasa menghiburku, juga banyak hal yang sudah 'biasa' aku terima ketika aQ sedih.

Tapi ketika aQ melihat laut... entah kenapa aQ merasa sedikit lebih baik.
Ada sesuatu yang membuat aku begitu tenang saat menatap laut, entah itu malam atau siang, baunya membuat aQ serasa beada di tempat berbeda
laut membuat aku bisa berfikir dengan tenang, membuat pikiranku jernih dan kembali bersemangat
laut membuat aQ lupa semua masalah yang menekanku, semua rutinitas yang membosankan

Tapi ketika aku sampai di kosan lagi, yang ada aku baru merasakan kelelahan akibat perjalanan jauh... wkwkwkkw
aQ malah semakin merasa penat...
sejujurnya aQ merasa aku semakin jauh dari Tuhan...
aQ semakin ingin sesuatu yang pastinya akan membuat aQ semakin jauh dari Tuhan
aQ ga bisa menahan diriku, rasanya aQ semakin lemah saja...

cuma satu hal yang buat aku bisa tetap sadar dan ga melakukan hal-hal 'jahat' itu, orang tua dan keluargaku yang semakin hari semakin menyayangiku. Kadang aQ tersiksa melihat diriku saat ini... diriku yang ga sama seperti Debora yang tegar dan kuat karena Yesus...

Semua orang mengira aku begitu kuat dan tegar, tapi ada banyak kerapuhan... yang mungkin hanya Tuhan Yesus yang mampu menyembuhkanku. Tapi dengan sombongnya, aQ selalu ga kuasa melawan keinginan daging ini sehingga aQ enggan mempersilahkan Dia masuk.

lagi2 aQ teringat akan laut...
cuma dengan melihatnya aQ udah merasa tentram, aQ ga bisa bayangin kalo aQ lihat Yesus...
mendengar cerita saja sudah membuat aQ begitu penasaran...
apa sama seperti perasaanku ketika melihat laut?

apa Yesus melihat aQ seperti melihat laut?

'__'

Rabu, 15 Juli 2009

DEAL or NO DEAL ???

Bener kan yang gue bilang, baru awal aja akan ada banyak pro dan kontra tentang perubahan yang terjadi sama gue...
Ini sih masih permulaan, masih merupakan pemikiran-pemikiran yang gue yakini datang dari Roh Kudus, karena didukung oleh banyaknya peringatan-peringatan dari Tuhan Yesus yang sangat mengasihi gue. Ingat kan daku pernah bilang, peringatan-peringatannya datang bisa melalui apa aja yang dekat dengan gue.

Tulisan ini juga yang mungkin akan menjawab komentar my best uncle in Lampung tentang notes gue sebelumnya...
Gue cuma mau bilang, ketika kita dipilih, itu bukan harga mati bahwa dengan Yesus memilih kita, maka kita cukup setia aja maka kita akan tetap jadi milikNya...
Sebelum menjadi setia, ada proses yang namanya 'deal'. Ibarat seorang cowo nembak cewe, kalo si cewe kaga sehati sama tuh cowo, hubungan itu ga akan pernah ada kan?
Nah begitu juga hubungan kita dengan Yesus..
Gimana kita mau mulai hubungan kalo kita belum terima cinta Dia? Itu yang gue maksud dengan 'keputusan' atau lebih kerennya 'choice'

Bicara tentang hubungan, gue jd teringat sama hubungan gue dengan mantan pacar gue beberapa waktu lalu...
Kita terpisah jarak dan waktu... yah, secara dia di ujung Indonesia bagian Timur, dan gue disini...
Kita ga bener-bener saling mengenal, sampe akhirnya hubungan yang terjalin cukup lama pun harus berakhir. Guys, gue belajar dari pengalaman ini dan memutuskan (lagi-lagi, tentang keputusan :P) bahwa hubungan dengan manusia sama aja seperti hubungan kita dengan Tuhan.

Jangan bilang cinta kalo belum kenal sama Yesus.

Ingat, mengenal bukan terletak pada kuantitas pertemuannya.. gue dulu berfikir, smakin lama saat teduh, semakin lama doa dan komunikasi gue sm Yesus, semakin banyak pengalaman gue yang gue pikir Yesus ada d sana, semakin dalam juga gue mengenal Dia.

Ternyata ga banget... pernah ga denger suara 'Aku tidak kenal kamu, kok ngaku2???'

Guys, terserah kalian mw percaya atau engga, tapi beberapa malam yang lalu, gue denger dengan jelas Suara itu...
Gue tanya sama tuh Suara, 'Bukankah gue udah di sini, di kamar gue bangun tiap jam 5 pagi wat saat teduh, bukankah gue udah melayani ENgkau dengan semua talenta2 yang aku miliki?'
Tapi tuh Suara cuma jawab gue ' Jika kamu mengenal Aku, sebutkan satu hal aja yang kamu lakukan untuk membuatKu senang? '
gue masih ngotot n jawab lagi 'Memangnya Tuhan ga seneng sama semua y udah gue lakukan?'
Setelah itu gue ga bisa denger Suara itu lg...

Jawaban datang beberapa hari kemudian, tahu gag darimana?
Tulisan2 gue yang udah lama membuat gue berkaca...
Kebanyakan tulisan gue cm jd wacana alias ga bener-bener gue aplikasikan dalam hidup gue
salah satunya, tulisan gue tentang 'Hubungan yang berkualitas', lupa deh judul depannya apa >.<

Apa gue udh punya hubungan berkualitas sama Yesus?

Bukan dari banyak pelayanan dan lamanya saat teduh gue makanya gue disebut 'sayang sama Yesus'
Ternyata gue ga bener-bener tahu apa yang Yesus suka untuk gue lakukan dalam hidup gue...
Pernah gag si kalian alami hal yang sama? Kalian udah merasa itu yang terbaik, tapi Tuhan merasa itu biasa banget. Tapi ada kalanya kita lakuin hal yang biasa banget, tapi Tuhan tersenyum lihat apa yang kita lakuin itu...

Nah, sekarang balik lagi sama kita, deal or no deal??? ^^
Kalo udah Deal, pasti akan ada banyak rintangan di depan sana...

kenalan dulu sama Yesus, baru bilang 'Love u Jesus'
deal or no deal???

^^

Are u ready????
o.O

Selasa, 14 Juli 2009

TERLALU

Hm....

menurut kalian semua apa yang dimaksud dengan 'pengalaman dengan Yesus?'
Tadi Bang Theo tanya gw, gimana pengalamanku dengan Yesus...
Entah udah berapa kali Yesus bicara dengan gw, baik secara langsung maupun engga, dan kebanyakan gue slalu 'ngotot' alias 'keukeuh' sama pendirian gue yang egois abis...

Mungkin beberapa waktu lalu, jika ada orang yang bertanya 'pengalamanku besama Yesus' gue akan ceritain habis-habisan gimana gue bertobat dan ketemu Yesus, gimana gue bisa bebas dari semua dosa yang gue pikir udah tuntas tas tas ini...

Ga tahunya sekarang gue menyadari satu hal, dosa-dosa gue belum bener-bener tuntas karena Yesus yang sesungguhnya ga pernah bener-bener ada dalam hati gue. Yang selama ini gue sembah di mulut memang Dia, di hati maunya Dia tapi tindak tanduk gue banyak banget yang 'bertolak belakang sama sekali'.
Sampe sekarang masih banyak dosa yang berusaha gue sembunyikan dari Dia. Sampe semuanya busuk dan bau. Setiap kali gue lelah menutupi bau ini, setiap kali pula Yesus sudah menunggu gue dengan kedua tangannya yang terbuka lebar siap untuk memeluk gue.

Jika sekarang ditanya apa pengalaman gue sama Yesus, gw cm bisa bilang, "Terlalu"
Maksudnya apa Deb?
Terlalu banyak keegoisan yang gue buat
Terlalu banyak waktu yang Dia habiskan untuk menunggu gue datang kembali ke pelukanNya
Terlalu banyak kata yang udah gue lontarkan yang buat Dia menangis karenanya
Terlalu banyak berkat yang gue terima atas anugerahNya
Terlalu dalam kasih yang Dia berikan buat gue
Terlalu indah Yesus memperlakukan gue sebagai ciptaanNya yang berdosa
dan berjuta kata Terlalu yang gue alami bersama Yesus

Meskipun gue sungguh "TERLALU" di hadapanNya Dia buat gue tetap "BERHARGA"
Udah saatnya, gue berbalik dari jalan 'TERLALU' ini....
Lagi-lagi it's my choice, and i am ready for the next process
how about u guys????

Jelou

Senin, 13 Juli 2009

C-H-O-I-C-E

" syukuri apa yang ada
hidup adalah anugerah
tetap jalani hidup ini
melakukan yang terbaik "

- D Massive, Jangan Menyerah -

Pasti banyak yang udah pada tahu lagu ini kan?
Beberapa hari ini, gue seneng banget denger lagu ini, baik dr TV maupun radio, secara HP gue dua hari yang lalu lenyap gt lho.... ^^

Kata2 dalam lagu ini bener2 membuat gue bergairah lagi...
Yah, gue slalu percaya, cara Tuhan bicara tu ga melulu melalui tokoh-tokoh rohani, bahkan benda mati aja bisa Tuhan pakai untuk ingatkan manusia.
Kali ini Dia bicara melalui apa yang gue denger, apa yang baru aja gue alamai beberapa waktu belakangan ini.
Beberapa bulan lalu, gue minta hadiratNya lagi... dan gue ga tahu apa yang membuat gue merasa begitu jauh dengan Babe... maksudnya Babe ya itu, Yesus tercinte.... hehehehe
Gue tahu banget, ada sesuatu dorongan dalam hati ini yang begitu kuat yang bilang ' tinggalin semua hal yang menarik buatmu, lakukan apa yang Aku suka'.
Whew???
Dan gw slalu gtw apa yang Dia suka...
gue tenggelam dalam kesendirian gue, seperti seorang pengecut yang bersembunyi di baik topeng ' BAIK-BAIK SAJA '
tiap ditanya kabar, gw slalu bilang 'I'm OK' tapi Tuhan ga bosen-bosen ingetin gue...
ada sahabat2 yang mengingatkan tentang betapa munafiknya gue, ada juga 'sahabat-sahabat' yang ninggalin gue begitu tahu aslinya gue...

huft.....

Satu hal yang paling gue sangkal beberapa waktu lalu adalah statement seseorang yang bilang gue 'kurang bersyukur' . Gue slalu boring sama semua rutinitas gue. Gue slalu berusaha sibuk untuk lupa sama semua perasaan bahwa gue ini ga Ok, ga keren, jayus pokoknya ga banget deh...
Mungkin pengalaman masa lalu dan bentuk fisik gue yang buat gue merasa ga berharga. Gue slalu berusaha cari orang yang menghargai gue, padahal gue sendiri secara ga sadar udah ga menghargai apa yang udah Yesus kasih buat gue. Whew???
Sapa gue? Seenaknya aja minta tapi ga bisa memberi....

>.<

Nah, lirik lagu di atas buat mata gue terbuka, betapa gue bener-bener ga sopan...
Gue menuntut dan terus menuntut sampe akhirnya gue kehilangan semuanya.....
Seperti halnya HP yang menurut gue berharga, ga tahunya tanpa HP, dua hari ini gue bisa tetep hidup, tetep keren, tetep Ok, hehehehehe
Kenapa gue bisa bilang gitu? Tadi malam gue bilang sama Yesus kalo gue ga mau lagi hidup dengan cara seperti ini. Senengin hati orang, senengin hati ortu, sampe kapan????
Bukannya ga baik menyenangkan hati ortu, temen, atau seluruh orang di dunia ini, tapi kalo kasih mula-mula ga ada, semua itu cuma kesia-siaan belaka
Contoh nyatanya ya hidup gue sekarang, cuma bisa terpuruk sama perasaan bersalah tapi ga jelas mau berubah apa engga...
di mulut bilang A di hati bilang A, tapi perbuatan B alias ga nyambung booooooooooo

Kata-kata terakhir dr lirik lagu di atas 'melakukan yang terbaik' itu yang menginspirasi gue.
Yang terbaik pasti berhubungan sama 'pilihan'
Dan gue putusin memilih Yesus jd pilihan terbaik dalam hidup gw...
Ga mau lagi pake nomor satu, cm Yesus satu-satunya...
Ada orang sering bilang nomor satu Yesus, nomor dua ortu, dan selanjutnya....
Pilihan terbaik ya cuma satu, ga pake urutan lagi, kayak belanja aje...hehehehe

Mungkin setelah ini akan ada banyak orang yang akan menganggap gue berbeda, aneh, kacau, gila atau malah murtad...tp kayaknya gue dah capek melakukan semua hal yang gue suka tapi gue ga merasa sukacita sepenuhnya.
Gue mau sukacita gue penuh, masih ingat tulisan rollercoaster kan?
gue ga mau sukacita gue juga kayak rollercoaster, gue mau sukacita guee dalam Yesus semakin dalam....

It's my choice...how about u???

Jelou!

It's my choice, how about u????

Rabu, 08 Juli 2009

SEMBUH

Huf,,,,,

akhirnya bisa nulis lagi....
Lima hari menginap di hotel kelas 2 ternyata membosankan juja,,,,
hahahaha

Baru kali ituu tanganku yang halus ini ditusuk-tusuk sama jarum suntik dan infus...
Baru kali itu juga aku tidur di kasur pasien...hiks!!!
Tapi jadi pelajaran banget deh...ga lagi-lagi mau menyia-nyiakan kesehatan yang Tuhan berikan. Bener-bener tersiksa kalo lagi sakit parah begitu...
Makan ga enak, chatting ga bebas, smsan juga ga bebas...lho???
wkwkwkkw

Yang jelas, kesehatan itu mahal banget harganya, ga cuma dari materi, tapi segi mental juga pengaruh banget...
Bayangin aja cuma bisa tidur di kasur single dengan 2 orang teman sesama pesakitan , selebihnya kerjaan cuma tidur,.... >.<
Ga enak banget pokoknya!

Tapi agakk terhibur juga sih, masi bisa buka FB lewat HP tercinta, wwkwkwkwkwk
Ada satu hal yang menarik yang aku dapat selama di Rumah Sakit. Banyak pertolongan Tuhan yang aku dapat dari orang-orang yang ga kuduga...
Pertolongan-pertolongan itu datang tepat pada waktunya. Teman-teman kos yang begitu care sama aku, sahabat-sahabat yang jauh, yang walalupun ga bisa dateng tapi dukung aku dalam doa...
Malah yang dateng ga sempet doa wat aku, tp gpp...kehadiran mereka aja udah berarti kok.

Aku baru bener-bener merasa 'sendiri' di negeri orang waktu aku sakit.
Ga ada satupun saudara yang dateng sampe hari ke tiga aku dirawat...sedih banget ternyata jauh dari orangtua...
Tapi aQ bersyukur, Tuhan kirim 'saudara-saudara' lain buat aku...
Hidup memang ga selamanya selalu sesuai dengan apa yang kita harapkan...tapi Tuhan selalu meberikan yang terbaik buat anak yang dikasihiiNya...
Tuhan menggantikan apa yang tak ada dengan sesuatu yang ga pernah kita pikirkan...

sekian dulu hr ini....

^^

Jumat, 26 Juni 2009

MAKSA???

Akhir-akhir ne aku seakan kehilang ide untu buat puisi.... guess why?
yang pasti karena ga ada inspirasi sama sekali akhir-akhir ne.
Inspirasi kadang muncul waktu gue ada di kamar berukuran kurang lebih 4 x 4 m, alias kos-kosan tercinta...
Tapi sayangnya karena udah terbiasa sama tangan yang bergerak-gerak di keyboard komputerku jadi males wat nulis pake pulpen (lebay akh.....)

Makanya lama-kelamaan hasrat ingin memiliki labtop semakin besar... :P
Kadang berandai-andai, jika saja ada orang datang mengetuk pintu kamarku trus memberikan satu set labtop yah....ga usah mahal-mahal lah, Lenovo atau HP compact juga tak apa...
hehehehe

Jadi ingat sama saran seorang teman, doain terus Deb sampe kamu dapatkan janjiNya...
Tadinya sih aku sependapat... tapi lama-lama kok aku jadi mikir, kenapa aku harus memaksa Tuhan???
Bukannya Tuhan itu Bapa yang mengerti? Bapa yang perduli?
Tuhanku bukan Tuhan yang ga bisa mendengar permohonanku kan? Dia tahu sekali apa yang paling aku butuhkan. Dan aku ga mau memaksa Dia memberikan apapun yang belum waktunya aku miliki.

Bukan berarti aku berhenti mengharapkan labtop lho....
Jauh di dasar hatiku aku sungguh-sungguh percaya aku bisa punya labtop suatu hari nanti. Terserah Tuhan mau pakai cara apa, yang penting aq yakin Dia telah menyediakan yang terbaik untukku...

Teman, Tuhan bukan seperti teman atau sahabat atau bahkan orang tuamu yang cuma bisa bilang 'Ok' dengan waktu yang singkat namun realisasinya lambat. Tapi Tuhan juga bukan mesin ATM, yang ketika kita ketik nominal permintaan sesuai saldo y ada, uang akan langsung di terima. Tapi Tuhan adalah Baopa kita. Dia mendengar apa yang engkau pinta, Dia membimbingmu tuk menemukan apa yang kau cari, Dia menjawabmu meski kau tak mengindahkan....

Dan yang terpenting, Tuhan memberikan apa yang sekalipun tak kau pinta namun kau butuhkan... aku sering banget dapetin yang seperti ini, kamu juga kan?
Jadi kenapa kita masih bisa bilang 'Tuhan, apakah Kau mendengar doaku???"

Just want to share with u all...

Gbu

Minggu, 21 Juni 2009

JANJI

Aku emang belum pernah mengucapkan janji pernikahan suci di hadapan Tuhan dan majelis gereja. Tapi aku pernah mengikat janji untuk setiapada Yesus....
Waktu aku beranjak dewasa, aku mengenal dan memilih untuk setia padaNya...

Akhir-akhir ini banyak temen-temen datang dan bercerita tentang betapa berat pergumulan yang mereka hadapi hari hari ini. Aku juga baru-baru ini mengalami posisi seperti kebanyakan teman-temanku ceritakan, dan Puji Tuhan... aku diberi pencerahan atas semua hal yang aku alami.
Bukan penyelesaian nyata tapi bagaimana aku menyelesaikan apa yang tidak beres dalam hatiku.

Terkadang manusia slalu menyalahkan dirinya akan semua hal yang menimpanya, tapi ga menyelesaikan masalah itu. Memang kita siapa bisa selesaikan masalah2 kita?
'Aku terlalu sombong, makanya Tuhan ijinkan ini terjadi...' seperti kata2 ini, seperti itulah kira-kira bagaimana manusia menyalahkan dirinya sendiri atas apa yang menimpa hidupny
Ga salah sih teman, cuma pada akhirnya aku merasa ucapan itu ga penting kita ucapkan...
Ketika kita sungguh-sungguh merasa bersalah sama apa yang menimpa kita , seharusnya kita ga menambah kesedihan Tuhan yang harus melihat kita sibuk menyesali diri tanpa berbalik dari kesalahan kita itu....

Pilihan mengikut Yesus itu hampir sama dengan seorang wanita yang memilih pasangan hidup. Memutuskan memilih Mempelai yang memilih kita siap menanggung apapun ga hanya suka tapi juga duka...
Ketika kita dalam keadaan suka kita tetep mencintai Dia, ketika kita dalam duka kita sering melupakan Dia...
egois banget yah kita????

Kalo pernah menyatakan 'Yesus dalamku dan aku dalam Dia' seharusny kita juga paham, bahwa ketika kita bersedih Yesuspun menangis bersama kita...
Tapi ketika kita menyerah, Dia tetap menanti kita untuk kembali bersemangat...

Hari ini satu orang teman menyatakan penyerahan total pergumulan dan kehidupannya dalam tangan Tuhan. Sama spt yang aku alami, betapa ketika aQ bener-bener mengakui kelemahan dan ketidakberdayaanku di hadapanNya, saat itulah aku tidak lagi menjadi angkuh dan sombong. Saat itulah aQ menyadari bahwa aku sudah terlalu sombong...
Kita terlalu sering ambil bagiannya Tuhan, baik dalam pergumulan kita maupun dalam pergumulan orang2 d sekitar kita. Seberapa kuat kita ???

Janjinya seperti Fajar pagi hari.... jika kau percaya, mengapakah dirimu gusar???


Jbu

Kamis, 18 Juni 2009

ABOUT LIFE

Hidup ini bukan semata tentang uang, cinta, status dan bahkan nafas....
Kedengaran ga masuk akal memang...tapi akhir-akhir ini aku mikirin hidup ini sebenernya tentang apa?
Kenapa banyak orang hopeless sama kehidupannya? Cuma gara-gara cinta bunuh diri, cuma gara-gara bangkrut gantung diri...cuma gara-gara penyakit mematikan , semangatnya patah...
Itu karena kehidupan mereka terfokus sama hal yang semu. Kehidupan bukan tentang cinta, status, materi dan hal-hal sejenisnya yang suka buat kita stress, kecewa dan bahkan jadi emosional. Emosional yang negatif pastinya... Banyak orang jadi minder karena kondisi fidiknya, banyak orang yangmemutuskan meninggalkan Tuhan karena kondisi ekonominya.

Hey?????
Kemanakah kita semua akan berlabuh? Orang-orang sibuk mempertahankan miliknya masing-masing dan demi kepentingan itu mereka bisa menjadi apapun yang mereka mau. Ada si kaya yang angkuh, ada si miskin yang minder... Ada si sakit-sakitan yang sibuk menangisi hidupnya karena penyakit mematikan, ada si jelek yang mengurung diri dalam kamar sepanjang tahun, ada si cantik yang selalu buat sensasi di infotaintmen.
Mereka pikir hidup mereka normal 100%, mereka mengira kehidupan seperti itu adalah takdir mereka. Hey????
takdir?
apa itu takdir? bukannya hidup itu pilihan? Jadi inget statement temenku 'V' yang slalu berprinsip bahwa hidup tu cm tentang pilihan 'ya atau engga', jangan ragu

Jadi, apakah arti hidup ini menurutmu???
Jadi ingat sama sebuah tulisan di Chicken Soup beberapa tahun lalu.
Hidup ini bukan tentang siapa, apa dan bagaimana. Hidup ini adalah tentang pilihan-pilihan.
Buatku hidup ini berarti 'keputusan'.
Ketika seseorang berkata 'aku ga mencintaimu lagi karena kamu jelek' itu keputusannya, dan keputusanku adalah 'berhenti mencintainya karena aku terlalu cantik untuknya'
Ketika seseorang berkata 'Penyakit ini secepatnya akan merenggut nyawamu' itu keputusan dokter, maka keputusanku adalah 'Hanya Tuhan yang berhak merenggut nyawaku'
Ketika aku berkata aku cantik, aku sehat...maka apa yang aku pikirkan tentang hidup?
Kenapa aku memutuskan untuk berfikir bahwa aku cantik dan aku sehat?

'Karena hidupku bukanlah tentang aku tapi tentang Yesus'

Manusia boleh menolak aku, penyakit bisa dengan bebas menggrogoti tubuhku bahkan mencabut nyawaku bahkan juga ketika usahaku bangkrut sekalipun, tapi keputusanku adalah menyerahkan sepenuhnya hidupku ke dalam tanganNya. Ketika aku berserah, maka semuanya ini ga akan membuat aku lemah, sebaliknya aku menjadi semakin kuat!

Ketika aku setuju bahwa aku jelek, bukankah Ia segambar dengan aku?
Ketika aku setuju aku sakit, bukankah bilur-bilurNya di kayu salib menolong aku?
Ketika aku setuju aku bangkrut, bukankah Dia Allah yang kaya?
Ketika aku dalam keadaan apapun, Dia di dalam aku....

Bagaimana aku melangkah adalah tentang Dia..
Kenapa banyak manusia merusak gambar dan citra Yesus yang ada dalam hidup kita?
Sadarkah kita betapa kita slalu membuat Dia menangis karena gambaranNya menangis, Dia terluka karena gambaranNya terluka...

Hidupku adalah tentang Yesus....
Yesus ada dalamku, dan aku bukanlah aku saat aku menerima Dia masuk ke dasar hatiku.
Hidupku adalah tentang Yesus....
Jadi ketika aku makan, duduk, bernafas , tidur, semuanya untuk Dia...

Bagaimana dengan hidupmu???